
Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi besar di bidang pertanian, khususnya pada sektor tanaman padi sawah. Sebagian besar masyarakat Desa Taripa bekerja sebagai petani dan menjadikan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama.
Luas lahan persawahan di Desa Taripa mencapai sekitar 517 hektar, yang tersebar di beberapa wilayah hamparan sawah desa. Lahan pertanian ini dikelola dengan sistem pengairan yang memanfaatkan saluran irigasi dari sumber air alami dan jaringan irigasi teknis yang telah ada sejak lama.
Komoditas utama yang dihasilkan adalah padi sawah, dengan varietas yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan iklim setempat. Dalam satu tahun, petani umumnya dapat melakukan penanaman sebanyak dua kali musim tanam, tergantung pada ketersediaan air dan kondisi cuaca.
Hasil panen padi dari Desa Taripa tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga dipasarkan ke wilayah lain di Kabupaten Luwu Timur melalui pedagang pengumpul dan pasar tradisional.
Pemerintah Desa Taripa bersama kelompok tani terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendampingan, penyuluhan pertanian, serta program peningkatan sarana dan prasarana pertanian. Upaya ini dilakukan agar sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat desa.
Potensi pertanian ini menjadi salah satu kekuatan utama Desa Taripa dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
